MARI BANTU NASIB PETANI KITA

Nasib petani saat ini memburuk. Penggunaan kimia dalam pertanian secara berlebihan mengakibatkan lahan sulit produktif dan tidak menghasilkan dengan baik.

Kami team relawan berjuang untuk nasib petani kita. Mendidik mereka untuk memproduksi pupuk sendiri secara organik. Organik akan membawa dampak sehat kepada lingkungan dan masyarakat secara luas. Mewujudkan negara yang mandiri pangan.

KONDISI PERTANIAN SEKARANG
Kondisi pertanian sekarang ini diperparah tuntutan hasil. Petani berlomba-lomba meningkatkan hasil pertanian dengan pola kimia yang membabi buta. 


Coba lihatlah berita berikut tentang dampak kimia yang sudah menyerang bayi, klik disini untuk melihatnya

BANTU DAN DUKUNG KAMI
Wilayah Dieng sampai ke wilayah Kalibening (Jawa Tengah) merupakan area pertanian besar. Lingkungan disana 90% penduduknya adalah petani. Hasil pertanian tersebut merupakan penopang untuk sayuran yang di distribusikan ke kota-kota besar di Indonesia. Selama bertahun-tahun masyarakat disana menggunakan dosis tinggi kimia untuk pertanian. 

Lihat kondisi lahan di wilayah tersebut dengan klik disini

Dengan kenyataan itu, dalam rangka menyelamatkan kita sendiri dan petani serta pangan Indonesia, maka kita akan mendidik petani untuk menggunakan organik. 

HAMBATAN KAMI
Merubah pola masyarakat petani untuk menggunakan organik tidak mudah, apalagi mereka mengenal pupuk maupun hormon organik yang mereka beli dipasaran selama ini juga mahal. Jadi mereka akan berpikir "lebih baik menggunakan kimia, reaksinya cepat ditanaman, hama juga cepat mati" tanpa berpikir kelanjutanya hama akan semakin kebal, kerusakan tanah mengerikan, gangguan kesehatan menghadang anak cucu.


Penggunaan Kimia dalam pertanian secara besar-besaran berdampak buruk jangka panjang

Hambatan lain, saat masyarakat tersebut disadarkan beralih ke organik, mereka meraciknya menggunakan alat seadanya, sehingga tanpa jaminan hasil. Dengan seperti itu orang yang sudah memulai organik akan diremehkan oleh petani kimia lainnya. Pada akhirnya petani organik tersebut menyerah dan kembali ke kimia lagi. Dan dampak buruk lingkungan semakin memburuk.

HASIL POSITIF ORGANIK PERTANIAN
Dengan organik, akan membawa dampak positif jangka panjang berupa :
  1. Masyarakat tersebut sehat dan mencukupi sendiri bahan pertanian.
  2. Petani lain mendapatkan bahan pertanian dengan mudah, Karena hasil olahan tersebut akan dibagikan ke petani secara gratis selama 5 tahun.
  3. Setelah 5 tahun, maka rehabilitasi lahan sudah terwujud. Olahan organik tersebut bisa dijual oleh kelompok tani tersebut, lapangan kerja pun tercipta, sehingga kota-kota besar tidak dipenuhi oleh orang-orang desa untuk mengadu nasib. Indonesia akhirnya bisa mandiri pangan.
  4. Menyelamatkan masyarakat dan bayi dari dampak buruk pestisida.
  5. Mewujudkan pangan Indonesia yang melimpah dan murah.

PERBANDINGAN PERTANIAN KIMIA DAN ORGANIK
Menurut pengalaman petani yang sudah beralih ke organik secara sederhana, dapat di ilustrasikan sebagai berikut :


LANGKAH JITU KAMI
Kelompok-kelompok tani yang sudah kami dekati agar beralih ke organik perlu dirangsang dengan peralatan. Peralatan kita instalasi ditempat mereka sehingga mereka memproduksi sendiri kebutuhan pertanian untuk kelompoknya dan masyarakat yang dibagikan secara gratis berupa :
  1. Pupuk padat sendiri yang kaya unsur hara
  2. Hormon tanaman NPK dan unsur micro
  3. Perangsang tumbuh dan pembuah
  4. Anti hama
  5. Bakteri Micro starter fermentasi pupuk organik

Kebutuhan peralatan tiap kelompok sekitar Rp27.360.000,00 per kelompok (dua puluh tujuh juta tiga ratus enam puluh ribu).

Penyaluran bantuan teman-teman dapat memilih disalurkan ke :

1. Langsung ke kelompok tani tersebut,
2. Melalui rekening yang disepakati dengan kelompok tani (klik dan lihat)
   
Rekening BRI = 3068-01-023679-534
    Atas nama Taufikur R.

3. Melaui rekening Paypal : Klik disini

Proposal Peduli Petani Kita Klik Disini


Laporan keuangan Realtime akan kami muat pada website ini antara tanggal 5 - 10 setiap bulannya


___________________________
Keterangan lebih lanjut bisa menghubungi :
Whatsapp :
-Taufikur Rokhman = +62 813 384 716 608
-Ketua Kelompok Tani (Bp. Yono) : +62 838 4402 4315
-PPL : +62 838 4402 4315


Untuk survey lokasi teman-teman bisa datang langsung ke :

Dusun Kebutuh, Desa Kertosari Rt. 02/Rw. 03 Kecamatan Kalibening, Kabupaten Banjarnegara,
Jawa Tengah.

Google Map : Klik disini


Apakah daerah kalian juga mengalami hal yang sama??. Secara bertahap kita akan membantu petani di daerah-daerah lain. Mari kita berjuang bersama dan salurkan bantuan uang untuk menolong mereka.

Terima kasih atas bantuan teman-teman dan semoga selalu dilimpahkan rizkinya. Bersatu untuk Indonesia Maju!
KLIK UNTUK DISEBARKAN Lewat : Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati

Posting Komentar