SUMBANGKAN PEDULI GEMPA KALIBENING BANJARNEGARA

Gempa yang terjadi di Kecamatan Kalibening Kabupaten Banjarnegara Jawa Tengah pada hari Rabu Siang, 18 April 2018 meluluhlantakan rumah dan sarana umum. Gempa tersebut menghancurkan 6 pemukiman penduduk di titik berbeda.


Dari Informasi Kepala Dukuh Kertosari, Desa yang mengalami rusak parah adalah :
- Desa Kasinoman/Kertosari
- Dusun Gunungtawang
- Dusun Kebutuh
- Dusun Kebakalan
- Dusun Witra
- Dusun Tasari

Untuk evakuasi warga, korban dan anak-anak sudah dilakukan. Saat ini korban luka-luka dan ibu hamil di rawat di Rumah Sakit dan Puskesmas terdekat. Sementara korban meninggal dunia masih didata oleh petugas gabungan.

Sumbangan untuk bencana alam gempa di Banjarnegara
Enam desa yang mengalami rusak parah di Kecamatan Kalibening, Kabupaten Banjarengara akibat Gempa Tektonik (18/04/2018)

Proses rehabilitasi warga dan pemukiman membutuhkan waktu lama. Perlu bantuan dari berbagai pihak agar kondisi warga tidak semakin parah, mengingat kondisi udara dan cuaca di tempat tersebut sangat dingin dan sering terjadi hujan lebat sepanjang hari.

KAMI MEMBUKA PEDULI SESAMA UNTUK GEMPA KALIBENING. 
Bantuan dapat disalurkan melalui :

A. Sdr. Yuli ( BCA : 0153441704 )
     Difokuskan untuk rehabilitasi korban, pemukiman dan sarana umum

B. Taufikur R, S.Pd (BRI 3068-0102-3679-534)
    Difokuskan untuk setelah rehabilitasi kelak seperti, perbaikan lingkungan, lapangan pekerjaan, modal pedagang kecil, keterampilan home industri, keterampilan pertanian,  dan bantuan pendidikan anak sekolah.

Atau juga bisa menghubungi SDN Jaten, Balong Bimomartani, Ngemplak, Sleman, DIY

Untuk informasi bisa melalui Call/Whatsapp 0813384716608

BANTUAN BERUPA BARANG/ALAT/RELAWAN dapat menghubungi Kadus Kertosari untuk dikordinasikan bersama petugas lainnya. 
Berikut kontaknya whatsapp/telp 083844024315

(karena saat ini akses signal selular masih sulit disana, kadangkala tidak langsung direspon oleh beliau)

Bantuan Peduli Gempa juga dapat disalurkan melalui rekening PAYPAL, klik disini


KONDISI LAHAN PETANI DAN PERLU BANTUAN KITA

Berikut kondisi kritis lahan pertanian di Dusun Kebutuh, Desa Kertosari, Kecamatan Kalibening, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah dan tidak berbeda jauh dengan kondisi pertanian di tempat-tempat lain, dan mungkin di daerah kalian juga tidak berbeda jauh :


Akibat pertanian kimia yang berlebihan menyebabkan hama sulit dikendalikan dan lahan tidak subur:

Lahan diatas sudah sulit subur karena kondisi tanah tercemar pestisida bertahun -tahun



Dibawah ini tanaman tomat yang terserang hama dan sulit diatasi. Petani akan menggunakan dosis tinggi kimia untuk menanggulangi, maka pencemaran semakin meningkat.


















Penggunaan kimia yang tinggipun menyerang cabai, hama semakin kebal, petani biasanya menyerang dengan kimia yang tinggi lagi :










Cabai Kerdil karena tanah sulit subur akibat efek redusi kimia, Petani akan menangis gagal panen, gagal modal :




Serangan hama sangat meningkat dan sulit dikendalikan :























Efek kimia pada lahan yang ditanami kobis. Tanaman kerdil dan hama merajalela :




















Penggunaan kimia yang overdosis juga berpengaruh terhadap tanaman-tanaman lain, dimana sifat tanah humusnya hilang dan hama semakin sulit dikendalikan :















Petani yang jaya adalah petani yang bermodal tinggi, karena mampu membeli obat-obatan kimia dalam jumlah yang banyak untuk mengatasi hal tersebut :






Foto dibawah ini menggunakan kimia dosis tinggi sehingga bisa melawan hama. Tapi tanaman pertanian disekeliling yang diberlakukan kimia standar akan kalah :



Apa yang akan terjadi jika penggunaan kimia pertanian secara besar-besaraan dan sulit dikendalikan? maka teman-teman sudah bisa merasakan dan memperkirakan sendiri akibatnya.

Mari kita peduli dengan nasib mereka. Nasib mereka adalah nasib kita juga sebagai bagian dari warga negara ini yang pangan tergantung dengan petani. kita wujudkan Indonesia tidak impor pangan dengan membuat petani mampu mengolah pertanian dengan modal ringan dan hasil tinggi.

Melalui inovasi organik kami akan merubah pola mereka memproduksi bahan pertanian sendiri dengan bahan ramah lingkungan. Mereka membutuhkan rangsangan peralatan agar mau beralih ke organik.

Seberapapun jumlahnya bantuan teman-teman pembaca, akan mewujudkan merubah petani kimia menjadi organik dan mewujudkan Indonesia berdaulat pangan. Bergabunglah bersama kami menjadi relawan lingkungan dengan ihlas dan kegiatan ini akan terus kami terapkan ke berbagai daerah secara bertahap. Silahkan sebarkan informasi ini agar semakin banyak orang peduli dan semakin banyak lahan diselamatkan, semakin banyak orang sehat.

Penyaluran bantuan teman-teman dapat memilih disalurkan ke :

1. Langsung ke kelompok tani tersebut,
2. Melalui rekening yang disepakati dengan kelompok tani (klik dan lihat)
   
 Rekening BRI = 3068-01-023679-534

    Atas nama Taufikur R

3. Melaui rekening Paypal : Klik disini

Proposal Peduli Petani Kita Klik Disini


Laporan keuangan Realtime akan kami muat pada website ini antara tanggal 5 - 10 setiap bulannya


___________________________
Keterangan lebih lanjut bisa menghubungi :
Whatsapp :
-Taufikur Rokhman = +62 813 384 716 608
-Ketua Kelompok Tani (Bp. Yono) : +62 838 4402 4315
-PPL : +62 838 4402 4315


Untuk survey lokasi teman-teman bisa datang langsung ke :

Dusun Kebutuh, Desa Kertosari Rt. 02/Rw. 03 Kecamatan Kalibening, Kabupaten Banjarnegara,
Jawa Tengah.

Google Map : Klik disini
Terima kasih atas kepedulian teman-teman terhadap pertanian, nasib petani dan lingkungan. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa melimpahkan rizki yang berkah kepada teman-teman.

MARI BANTU NASIB PETANI KITA

Nasib petani saat ini memburuk. Penggunaan kimia dalam pertanian secara berlebihan mengakibatkan lahan sulit produktif dan tidak menghasilkan dengan baik.

Kami team relawan berjuang untuk nasib petani kita. Mendidik mereka untuk memproduksi pupuk sendiri secara organik. Organik akan membawa dampak sehat kepada lingkungan dan masyarakat secara luas. Mewujudkan negara yang mandiri pangan.

KONDISI PERTANIAN SEKARANG
Kondisi pertanian sekarang ini diperparah tuntutan hasil. Petani berlomba-lomba meningkatkan hasil pertanian dengan pola kimia yang membabi buta. 


Coba lihatlah berita berikut tentang dampak kimia yang sudah menyerang bayi, klik disini untuk melihatnya

BANTU DAN DUKUNG KAMI
Wilayah Dieng sampai ke wilayah Kalibening (Jawa Tengah) merupakan area pertanian besar. Lingkungan disana 90% penduduknya adalah petani. Hasil pertanian tersebut merupakan penopang untuk sayuran yang di distribusikan ke kota-kota besar di Indonesia. Selama bertahun-tahun masyarakat disana menggunakan dosis tinggi kimia untuk pertanian. 

Lihat kondisi lahan di wilayah tersebut dengan klik disini

Dengan kenyataan itu, dalam rangka menyelamatkan kita sendiri dan petani serta pangan Indonesia, maka kita akan mendidik petani untuk menggunakan organik. 

HAMBATAN KAMI
Merubah pola masyarakat petani untuk menggunakan organik tidak mudah, apalagi mereka mengenal pupuk maupun hormon organik yang mereka beli dipasaran selama ini juga mahal. Jadi mereka akan berpikir "lebih baik menggunakan kimia, reaksinya cepat ditanaman, hama juga cepat mati" tanpa berpikir kelanjutanya hama akan semakin kebal, kerusakan tanah mengerikan, gangguan kesehatan menghadang anak cucu.


Penggunaan Kimia dalam pertanian secara besar-besaran berdampak buruk jangka panjang

Hambatan lain, saat masyarakat tersebut disadarkan beralih ke organik, mereka meraciknya menggunakan alat seadanya, sehingga tanpa jaminan hasil. Dengan seperti itu orang yang sudah memulai organik akan diremehkan oleh petani kimia lainnya. Pada akhirnya petani organik tersebut menyerah dan kembali ke kimia lagi. Dan dampak buruk lingkungan semakin memburuk.

HASIL POSITIF ORGANIK PERTANIAN
Dengan organik, akan membawa dampak positif jangka panjang berupa :
  1. Masyarakat tersebut sehat dan mencukupi sendiri bahan pertanian.
  2. Petani lain mendapatkan bahan pertanian dengan mudah, Karena hasil olahan tersebut akan dibagikan ke petani secara gratis selama 5 tahun.
  3. Setelah 5 tahun, maka rehabilitasi lahan sudah terwujud. Olahan organik tersebut bisa dijual oleh kelompok tani tersebut, lapangan kerja pun tercipta, sehingga kota-kota besar tidak dipenuhi oleh orang-orang desa untuk mengadu nasib. Indonesia akhirnya bisa mandiri pangan.
  4. Menyelamatkan masyarakat dan bayi dari dampak buruk pestisida.
  5. Mewujudkan pangan Indonesia yang melimpah dan murah.

PERBANDINGAN PERTANIAN KIMIA DAN ORGANIK
Menurut pengalaman petani yang sudah beralih ke organik secara sederhana, dapat di ilustrasikan sebagai berikut :


LANGKAH JITU KAMI
Kelompok-kelompok tani yang sudah kami dekati agar beralih ke organik perlu dirangsang dengan peralatan. Peralatan kita instalasi ditempat mereka sehingga mereka memproduksi sendiri kebutuhan pertanian untuk kelompoknya dan masyarakat yang dibagikan secara gratis berupa :
  1. Pupuk padat sendiri yang kaya unsur hara
  2. Hormon tanaman NPK dan unsur micro
  3. Perangsang tumbuh dan pembuah
  4. Anti hama
  5. Bakteri Micro starter fermentasi pupuk organik

Kebutuhan peralatan tiap kelompok sekitar Rp27.360.000,00 per kelompok (dua puluh tujuh juta tiga ratus enam puluh ribu).

Penyaluran bantuan teman-teman dapat memilih disalurkan ke :

1. Langsung ke kelompok tani tersebut,
2. Melalui rekening yang disepakati dengan kelompok tani (klik dan lihat)
   
Rekening BRI = 3068-01-023679-534
    Atas nama Taufikur R.

3. Melaui rekening Paypal : Klik disini

Proposal Peduli Petani Kita Klik Disini


Laporan keuangan Realtime akan kami muat pada website ini antara tanggal 5 - 10 setiap bulannya


___________________________
Keterangan lebih lanjut bisa menghubungi :
Whatsapp :
-Taufikur Rokhman = +62 813 384 716 608
-Ketua Kelompok Tani (Bp. Yono) : +62 838 4402 4315
-PPL : +62 838 4402 4315


Untuk survey lokasi teman-teman bisa datang langsung ke :

Dusun Kebutuh, Desa Kertosari Rt. 02/Rw. 03 Kecamatan Kalibening, Kabupaten Banjarnegara,
Jawa Tengah.

Google Map : Klik disini


Apakah daerah kalian juga mengalami hal yang sama??. Secara bertahap kita akan membantu petani di daerah-daerah lain. Mari kita berjuang bersama dan salurkan bantuan uang untuk menolong mereka.

Terima kasih atas bantuan teman-teman dan semoga selalu dilimpahkan rizkinya. Bersatu untuk Indonesia Maju!